Sejarah Desa

SEJARAH DESA

Desa Kanoman menurut sejarah terjadinya wilayah atau daerah pada zaman dahulu merupakan wilayah / daerah rawa-rawa. Pada zaman nenek moyang berupaya agar daerah ini atau wilayah ini bisa dihuni dan dimanfaatkan, antara lain dengan cara :

a.       Menanam jenis tanaman-tanaman yang tahan air, misalnya : pandan, luntas, cangkring.

b.      Membuat/mempertinggi wilayah pemukiman dengan cara antara lain : membuat lobang-lobang parit ( blumbang bahasa Jawa / di sekeliling pekarangan ).

  Demikian sekilah terjadinya / terbentuknya wilayah desa Kanoman dengan berbagai upaya tersebut, lambat laun terjadi seperti sekarang.  Sesuai dengan sejarah terbentuknya wilayah atau daerah seperti pada sejarah desa kanoman di atas, sehingga mengakibatkan atau memunculkan berbagai alternative antara lain :

a.       banyak orang pada masa lalu memberikan berbagai istilah ( nama-nama / daerah istilah bahasa Jawa ketelah).

            Contoh :

-          Karena agak dipojok, sehingga ketelah pojok.

-        Karena agak terisolir, sehingga ketelah wilayah pencil.

-        Karena banyak rumput-rumput gandon, sehingga ketelah Nggandon, dsb

b.      Terjadinya nama Desa Kanoman, karena di daerah ini dahulu tumbuh pohon kanoman yang saat ini sudah punah.  Maka wilayah ini ketelaknya Kanoman, sehingga sampai sekarang desa ini namanya Desa Kanoman.

Pada zaman penjajah wilayah ini adalah merupakan koloni Belanda. Desa Kanoman adalah berbentuk Kelurahan

yang dipimpin oleh Lurah Desa yang mewilayahi enam pedukuhan.

             Masing-masing wilayah pedukuhan dipimpin oleh seorang Kepala Dukuh dan mulai tahun 1992 Kepala Dukuh dibantu oleh RT / RW. Rata – rata satu pedukuhan terdiri dari empat Rukun Tangga (RT) dan dua Rukun Warga (RW). Adapun Lurah Desa mempunyai beberapa staf atau bawahan dan dibantu oleh Carik Desa. Adapun Carik Desa mempunyai beberapa staf :

-          Bagian Keamanan

-          Bagian Kemakmuran

-          Bagian Kaum

-          Bagian Sosial

Adapaun Lurah dan pembantunya disebut Pamong Desa dengan imbalan jasa berupa tanah lungguh. Setelah dari masa ke masa mengalami berbagai perubahan dan penyempurnaan disesuaikan dengan perundang-undangan yang berlaku baik struktur organisasi dan lainnya. Urutan masa kepemimpinan  Kepala Desa sebagai berikut :

1.      Lurah I                        Bp. Sastro Wijoyo                  ( Masa Koloni – tahun 1946 )

2.      Lurah II                      Bp. Siswo Wijoyo                  ( 1947 – 1990 )

3.      Lurah III                     Bp. Rusman                             ( 1991 – 1994 )

4.      Lurah IV                     Bp. Surana                               ( 1995 – 2013 )

5.      Kepala Desa V            Bp. Heru Prasetyo,A.Md        (2013 – Sekarang )

Setelah mengalami beberapa pergantian kepemimpinan Lurah, dapat kita sampaikan hasil-hasil yang dicapai dalam pembangunan desa sebagai berikut :

1.      Masa Kepemimpinan Bapak Sastrowijoyo ( dari masa Koloni – tahun 1946 )

-          Karena masih masa penjajahan pusat pemerintahan masih bertempat di rumah pejabat yang bersangkutan.

-          Pembangunannya Gedung Sekolah Rakyat ( SR ) peninggalan Koloni Belanda.

 

2.      Masa Kepemimpinan Bapak Siswowijoyo ( 1947 – 1990 )

-          Merintis pelebaran jalan-jalan desa ( Komil )

-          Merintis pembuatan Balai Desa

-          Pendirian sekolah Taman Kanak-Kanak

-          Pembangunan Sekolah Dasar.

 

3.      Masa Kepemimpinan Bapak Rusman ( 1991 – 1994 )

-          Penyempurnaan Balai Desa

-          Penyempurnaan Kantor Desa

-          Pembangketan Saluran Tersier

-          Pengaspalan Jalan Desa

4.      Masa Kepemimpinan Bapak Surana ( 1995 – 2013 )

-          Penyempurnaan Kantor Desa

-          Pagar Bumi komplek Balai Desa

-          Pengaspalan Jalan

-          Perkerasan Jalan

-          Bangket Saluran Tersier

-          Pembuatan Willkel

-          Saluran Drainase

-          Talud Jalan

-          Cor Blok Jalan Lingkar

-          Rehab Balai Desa

5.    Masa Kepemimpinan Bapak Heru Prasetyo,A.md ( 2013 - Sekarang )

-    Penyempurnaan Kantor Desa

-    Pengaspalan Jalan Lingkungan

-    Perkerasan Jalan

-    Bangket Saluran Tersier

-    Merintis Pelebaran Jalan Desa

-    Menghidupkan Dranase yang Mati

-    Talut Jalan

-    Cor Blok Jalan Lingkungan

-    Corblok Jalan Terbis

-    Pembuatan Jalan Pertanian